Showing posts with label kritik hidup. Show all posts
Showing posts with label kritik hidup. Show all posts

Mencintai dan Merokok

Sekedar menulis, agak kontras memang antara mencintai dan merokok. Mencintai disini dalam konteks seseorang mencintai seseorang lainnya, misalnya lawan jenis, pacar, istri, kekasih, pacar orang, istri orang, kata "mencintai" secara umum lah... kira-kira begitu.

Dalam kamus bahasa Indonesia, 'mencintai' berarti menaruh kasih sayang kepada.... Sedangkan 'merokok' kegiatan menghisap rokok. Jadi, sekali lagi, memang beda jauh makna mencintai, dan merokok. Mengapa saya mengambil dua kegiatan ini menjadi satu tulisan? Karena dua kegiatan tersebut mempunyai kegiatan yang sama. Kegiatan yang

Orang yang Baik

pointblanking.blogspot.com
Kebanyakan manusia sangat senang jika menasehati orang lain, mengkritik orang lain. Itu adalah fitrah untuk hal-hal yang kita dapatkan dalam sebuah lika-liku kehidupan, karena mereka juga berharap, nasehat dan kritikan mereka itu menjadi pengaruh dalam hidup orang lain. 

Mengejutkan memang

Why So Serious?

ee0r.com
"Why so serious?" Mengapa terlalu serius? Haha... Ini adalah kata-kata yang saya kutip dari perkataan seorang Joker di movie Batman The Dark Knight, ketika Joker akan mengatakan kepada pemeran bernama Gamboll, "Why so serious?" 
Itu sih adegan yang cukup tragis karena Joker mengiris mulut seseorang, tapi sebelum itu dia menceritakan tentang ayahnya yang sama dengan dia, sehingga mulut joker bisa selebar itu, karena sebelum ayahnya memotong mulutnya, ayahnya berkata kepada Joker, "why so serious, son?"
Tapi ini bukan review film, hanya sebuah cuplikan kisah dimana saya mengambil kata-kata ini. Karena saya terinspirasi kata-kata ini. Why so serious? Hmm... Interesting.
Oke, baiklah, saya rasa anda sudah cukup mengerti dengan kalimat tanya itu, "kenapa terlalu serius?" Yap... tanya kenapa?
Pernahkah anda ketika terlalu serius untuk melakukan sesuatu, tapi malah menjadi lebih berantakan? Saya yakin anda pernah, dan saat anda melakukannya dengan santai, maka pekerjaan itu lebih mudah untuk dikerjakan dan rapih. Begitu bukan? 
Karena terlalu serius kurang baik.
Mengapa?

Luka Memberi Rasa tentang Hidup

adam.cikal.net
Anda pernah merasa terluka bukan? Baik fisik maupun mental. Dan luka mental adalah luka yang sangat sulit untuk dihilangkan dan bahkan lebih sakit daripada luka fisik. Sebagian besar anda tentu mengetahui sebuah lagu yang menyatakan bahwa “daripada sakit hati, lebih baik sakit gigi...”

Penggalan lirik diatas memang benar, dan sampai sekarang orang-orang seperti itu.

Tapi tidakkah anda berpikir bahwa anda diajarkan “sesuatu” saat anda merasa terluka?

Artikel ini saya tulis saat saya menderita demam, betapa tidak enaknya hidup jika seluruh badan terasa dingin, pusing, dan lemah. Banyak kegiatan yang tidak saya laksanakan dengan baik ketika merasa sakit demam itu. Makan, kuliah, bercanda dan bahkan tersenyum terasa begitu sulit.
Disitulah saya berpikir,

Ketika Dia Terlalu Indah

deviantart.com
Saya pernah merasakan rasa yang saya yakini itu benar-benar cinta, sayang yang benar-benar sayang, dan suka yang benar-benar suka. Dimana rasa adalah segalanya, otak diambil alih untuk terus memproses akan dirinya, dan pandangan mengkhayalkan setiap tempat yang saya pandangi. Celah sekecil apapun akan ada namanya, dimana tempat itu sangatlah indah dan membawa saya sekejap ke alam mimpi sambil berdiri.

Saat itu jantung, otak dan bagian tubuh lain mengatakan bahwa dia terlalu indah untuk saya taburkan noda.  Hatinya terlalu putih untuk saya goreskan tinta hitam. Itu harus saya lakukan, tapi apakah ada celah untuk dapat melakukan itu? Tidak. Banyak alasan untuk saya harus pesimis.

Anda tentu pernah merasakan situasi dimana situasi itu sama seperti sekilas tentang kisah saya. Atau yang di paragraf pertama saja? Soalnya yang kedua itu berdasarkan pengalaman religi saya juga.

But, it’s okay!

Motivasi dan Semangat Baru pada Diri

jendi.umm.ac.id
Harapan dan semangat itu hadir saat anda mendapatkan motivasi. Seperti seorang bapak yang ingin seorang anaknya yang masih SD belajar lebih giat, maka dia memotivasi dengan harapan jika juara kelas akan dibelikan sepeda. Seorang ibu yang memotivasi anaknya dengan mengatakan bahwa anda akan masuk surga jika berbuat baik terhadap sesama.
Nah diatas adalah motivasi-motivasi dari orang lain agar anda mempunyai harapan dan semangat, dan itu sewaktu anda masih kecil, dan belum banyak berpikir. Sekarang, anda telah dewasa, orang tua anda mulai memberikan kebebasan yang tidak melewati batas 'bebas' itu sendiri (anda tahu sendiri menurut nilai dan norma yang anda ketahui). Dan orang tua anda tidak lagi membelikan sepeda, tetapi motor. :p

Ketika Jatuh Cinta

Cinta.... Membingungkan? Benar. Sampai sekarang saya masih bingung bagaimana wanita itu mencintai. Curhat.. biasalah...

Anda tentu sering merasakan jatuh cinta, dan saya yakin orang yang mengatakan bahwa dia tidak akan pacaran sampai benar-benar menikah pasti pernah mengalami apa yang dinamakan jatuh cinta, baik pria ataupun wanita. 
Lupakan masalah bagaimana itu mencintai itu ada, karena tentu anda akan masa bodoh dengan teori itu, karena anda sedang tertarik atas sesuatu saat jatuh cinta.

Saat Anda Patah Hati

Poskota.co.id
Anda merasa bahwa anda seorang yang gundah gulana? Dilanda kesedihan yang mendalam? Sakit hati? Anda berani bilang bahwa hati anda terluka ketika ditinggal kekasih yang anda sayang? Bahkan anda berani bilang hanya dia satu-satunya yang bisa bikin anda bahagia? Sekarang saatnya untuk membuang imajinasi palsu anda,